Pengertian dan cara mengobati stroke hemoragik

Stroke hemoragik adalah keadaam pecahnya jaringan arteri dalam otak yang berdampak perdarahan di sekitar otak sehingga aliran darah otak berkurang bisa saja terputus. Apabila otak tanpa adanya oksigen yang di salurkan pada sel darah, sel otak bisa lekas mati dan fungsi otak dapat terganggu bahkan bisa secara permanen.

Adapun 2 jenis pendarahan, berupa pedarahan ketika pecah pembuluh darah pada otak disebut perdarahan intraserebral, sedang perdarahan pada pembuluh darah di ruang antara lapisan pembungkus otak tengah  bagian dalam disebut perdarahan subarachnoid.

Pada kondisi pecah pada pembuluh darah itu penyebabnya kekurangan oksigen pada otak sehingga aliran pembuluh darah tidak bisa menuju tempat tujuan dan ketika pembuluh darah berhenti akan menyebabkan gumpalan darah pada satu waktu juga terganggu pada sistem kinerja otak keseluruhan. Pada fungsi lain juga akan sangat mengganggu ada juga ketika jaringan otak mati anggota tubuh juga akan mati. Upaya untuk memulihkan kesehatan pada penderita stroke hemoranik dengan terapi obat juga penanganan lain berupa pemberian vitamin dan adanya transfusi darah trombosit.

Berikut adalah beberapa tes untuk mengetahui banyaknya tingkat keparahan yang terjadi pada otak, tes stroke hemoragik antara lain:

1. Tes darah

Tes darah untuk memeriksa tingkat kecepatan pada darah saat menggumpal, mengolah data untuk melihat kadar gula dan beberapa kemungkinan untuk mendeteksi adanya infeksi.

2. CT scan

CT scan, alat pemindai untuk melihat gambar secara detail dari otak. Melalui alat pemindai, pemeriksa dapat mengetahui jika ada pendarahan, tumor, atau jenis stroke. 

3. MRI scan

MRI scan, alat yang menggunakan gelombang radio dan magnet untuk menghasilkan gambar pada bagian otak. Pemeriksaan hanya akan dilakukan beberapa saat untuk melihat kondisi pada penderita saat berlangsungnya tes akan melihat kerusakan jaringan otak tergolong pada jenisnya atau gejala lainnya.

4. Ultrasonografi karotid, akan adanya suara digunakan untuk menghasilkan gambar di bagian arteri karotid guna mengetahui penumpukan lemak

5. Angiogram otak

Dokter akan memasukkan kateter kecil melalui pangkal paha Anda. Kateter ini kemudian akan masuk ke dalam arteri karotid agar terlihat melalui X-ray. Dengan maksud untuk melihat bagian arteri otak dan leher lebih detail.

6. Ekokardiogram, guna untuk menemukan gumpalan di daerah jantung yang memberi dampak kerusakan di otak.

Stroke hemoragik adalah pecahnya pmbuluh darah pada otak sehingga ini dinamakan penyakit serius. 

Beberapa cara pengobatan stroke hemoragik yang akan diberikan dokter, antara lain: (a) Obat mengatur tekanan darah, pengaturan saat penekanan darah pada otak naik sehingga perlu adanya pengaturan obat untuk mengatur lajunya aliran pembuluh darah hingga normal. (b) . Obat untuk mengurangi bengkak pada otak, (c) Obat menghilangkan sakit kepala. (d) Obat untuk mengatasi kejang, gejala stroke yang lama kelamaan akan parah jika diimbangi dengan obat menanggulanginya maka akan mencegah.

Aturan pada saat pembedahan dilakukan pada penderita untuk menghentikan waktu perdarahan, mengurangi tekanan di tempurung kepala, dan pemulihan pada jaringan otak hingga dapat berfungsi. 

Tindakan pada operasi  dilakukan dari penyebab stroke hemoragik, di antaranya: 1.) Dekompresi kraniotomi, adanya pengobatan aneurisma dengan pemasangan klip bedah. 2.) Pengobatan arteriovenous malformasi (AVM) 3.) Fisioterapi, yang dapat dilakukan jika pengidap sudah dalam keadaan stabil, untuk membantu fungsi fisik dan berbicara guna dapat pulih sebanyak mungkin. Macam terapi akan dilakukan berupa terapi fisik, terapi bergerak dan terapi bicara.

Referensi

alodokter.com

halodoc.com

hellosehat.com

Referensi gambar

dictio.id

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*